SENDIKA 2025: Transformasi Pembelajaran Mendalam untuk Pendidikan Matematika Bermutu
Purworejo, 5 Juli 2025 – Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Pendidikan Matematika dan Matematika (SENDIKA) 2025 pada Sabtu, 5 Juli 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Pembelajaran Mendalam untuk Mewujudkan Pendidikan Matematika yang Bermutu” ini dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan pertemuan luring di Auditorium Kasman Singodimedjo Universitas Muhammadiyah Purworejo dengan pertemuan daring melalui Zoom Cloud Meeting.
Seminar nasional ini menjadi forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, guru, mahasiswa, dan praktisi pendidikan untuk berdiskusi mengenai berbagai inovasi dan hasil penelitian terkini di bidang matematika dan pendidikan matematika. Melalui tema yang diangkat, SENDIKA 2025 diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi dalam mendorong transformasi pembelajaran yang lebih mendalam, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik.
Kegiatan menghadirkan tiga narasumber utama yang memiliki kepakaran di bidang pendidikan matematika, yaitu Dr. Imam Sujadi, M.Pd. dari Universitas Sebelas Maret Surakarta, Prof. Imam Solekhudin, M.Si., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada, dan Dr. Puji Nugraheni, S.Si., M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Purworejo. Ketiga narasumber menyampaikan berbagai gagasan strategis mengenai implementasi pembelajaran mendalam, penguatan kualitas pembelajaran matematika, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi pendidikan dalam menghadapi tantangan abad ke-21.
Ketua Panitia SENDIKA 2025, Dr. Erni Puji Astuti, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memperoleh antusiasme yang tinggi dari berbagai kalangan akademisi. Tercatat sebanyak 42 pemakalah dan 72 peserta non-pemakalah mengikuti seminar ini. Para pemakalah berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, di antaranya Universitas Sebelas Maret, Universitas Sriwijaya, Universitas Sanata Dharma, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Medan, Universitas Merdeka Madiun, STKIP Muhammadiyah Pagaralam, Universitas Veteran Bangun Nusantara, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Insan Cita Indonesia, dan STAI Nahdlatul Ulama Purworejo.
Selain sesi seminar utama, SENDIKA 2025 juga menyelenggarakan sesi paralel yang memberikan kesempatan kepada para pemakalah untuk mempresentasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah mereka. Berbagai topik yang dibahas meliputi inovasi pembelajaran matematika, pengembangan media dan bahan ajar, pemanfaatan teknologi digital, literasi dan numerasi, hingga kajian matematika murni dan terapan.
Ketua Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo, Wharyanti Ika Purwaningsih, M.Pd., menyampaikan bahwa SENDIKA merupakan agenda akademik tahunan yang bertujuan memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah sekaligus memperluas jejaring kerja sama antarperguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, Program Studi Pendidikan Matematika berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan mutu pendidikan matematika di Indonesia.
Dengan terselenggaranya SENDIKA 2025, diharapkan lahir berbagai gagasan, inovasi, dan kolaborasi yang dapat mendukung terwujudnya pembelajaran matematika yang lebih mendalam, relevan, dan berkualitas. Seminar ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Universitas Muhammadiyah Purworejo dalam mendukung pengembangan pendidikan dan penelitian yang berdaya saing di tingkat nasional.
"Transformasi pembelajaran mendalam bukan hanya tentang perubahan metode mengajar, tetapi juga tentang membangun pengalaman belajar yang bermakna sehingga mampu menghasilkan peserta didik yang kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman."
