PRAKTISI MENGAJAR: PERENCANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Purworejo menyelenggarakan kegiatan Praktisi Mengajar pada mata kuliah Perencanaan Pembelajaran Matematika sebagai bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual kepada mahasiswa melalui kolaborasi antara dosen dan praktisi pendidikan yang memiliki pengalaman langsung di lapangan. Praktisi yang dihadirkan dalam mata kuliah ini adalah guru SMA N 1 Purworejo yaitu Ainun Hamidah, M.Pd.
Mata kuliah Perencanaan Pembelajaran Matematika merupakan salah satu mata kuliah penting yang membekali mahasiswa calon guru dengan kompetensi dalam merancang perangkat pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan kurikulum, khususnya Kurikulum Merdeka. Melalui kegiatan Praktisi Mengajar, mahasiswa memperoleh wawasan dan pengalaman nyata mengenai proses penyusunan perencanaan pembelajaran, mulai dari analisis kebutuhan belajar siswa, perumusan tujuan pembelajaran, pemilihan model dan metode pembelajaran, hingga penyusunan perangkat pembelajaran seperti modul ajar.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam beberapa sesi pembelajaran yaitu pada tanggal 1, 8, 15, 22, dan 28 September 2022, di mana praktisi berbagi pengalaman serta memberikan pendampingan kepada mahasiswa dalam menyusun perangkat pembelajaran matematika.yang terintegrasi dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Dalam prosesnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh paparan materi dari praktisi, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi, studi kasus (case method), serta praktik penyusunan perangkat pembelajaran. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap penerapan konsep perencanaan pembelajaran secara nyata di lingkungan sekolah.
Melalui program Praktisi Mengajar ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi profesional sebagai calon pendidik matematika yang adaptif terhadap perkembangan kurikulum dan kebutuhan pembelajaran di sekolah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat keterkaitan antara dunia akademik dengan praktik pendidikan di lapangan sehingga lulusan yang dihasilkan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menjalankan profesinya sebagai guru matematika
